portalprobolinggo.com, KENDARI- Bencana banjir melanda delapan daerah di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sejak akhir pekan lalu. Akibatnya, sebanyak 8.616 warga terdampak dan 2.326 rumah terendam banjir.
Data tersebut disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sultra berdasarkan laporan terbaru yang diterima hingga Senin (11/5/2026).
Kepala BPBD Sultra, Laode Saifuddin, mengatakan wilayah terdampak meliputi Kota Kendari, Kabupaten Konawe Selatan, Konawe, Konawe Utara, Konawe Kepulauan, Kolaka, Kolaka Timur, dan Buton Utara.
“Jumlah rumah yang terendam banjir itu 2.326 bangunan dengan warga terdampak 8.616 jiwa,” ujar Laode Saifuddin di Kendari, Selasa (12/5/2026), dikutip dari Antara.
Ia menjelaskan, Kota Kendari menjadi wilayah dengan jumlah rumah terendam terbanyak, yakni mencapai 794 unit. Selain itu, Kabupaten Kolaka dan Konawe juga mengalami dampak cukup besar akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.
BPBD Sultra mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Sultra dalam beberapa hari ke depan.
Pemerintah daerah bersama BPBD, Dinas Sosial, dan SAR Brimob Polda Sultra juga terus menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak. Selain mendirikan posko pengungsian dan dapur umum di kawasan bantaran Kali Wanggu, Kendari, petugas turut menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji, beras, air mineral, kopi saset, hingga minyak goreng.