-->

Notification

×

GP Ansor-Fatayat NU Kota Probolinggo Bersholawat, Perkuat Soliditas Nahdlatul Ulama dan Gerakkan Ekonomi Umat

Sabtu, 23 Mei 2026 | Mei 23, 2026 WIB | Last Updated 2026-05-23T07:29:27Z

KOTA PROBOLINGGO – Ribuan warga memadati halaman Yayasan Pondok Pesantren An-Nur, Sumbertaman, Kota Probolinggo, Jumat (22/5/2026) malam dalam kegiatan “Ansor dan Fatayat NU Kota Probolinggo Bersholawat Bersama Majelis Ta’lim Sholawat”. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Harlah ke-92 GP Ansor dan Harlah ke-76 Fatayat NU, sekaligus menjadi momentum memperkuat kebersamaan antar badan otonom Nahdlatul Ulama (NU).

Acara yang menghadirkan penceramah KH Muhammad Hariri AA itu dihadiri jajaran pengurus NU, badan otonom NU, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Kota Probolinggo dan sekitarnya.

Ketua PC GP Ansor Kota Probolinggo, Salamul Huda, dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat tokoh, ulama, maupun tamu undangan yang belum sempat disebutkan satu per satu. Menurutnya, hal tersebut tidak mengurangi rasa hormat GP Ansor terhadap para kiai dan ulama yang selama ini menjadi panutan organisasi.

“Kami meminta maaf dengan kerendahan hati apabila ada nama para masyayikh dan para kiai yang belum kami sebutkan. Hal itu tidak mengurangi rasa hormat kami sebagai Gerakan Pemuda Ansor yang patuh, tunduk, menjaga dan mengawal para ulama di Indonesia,” ujarnya.

Ia menegaskan, kegiatan kolaboratif antara GP Ansor dan Fatayat NU tersebut menjadi salah satu ikhtiar untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan memperkuat soliditas keluarga besar Nahdlatul Ulama di Kota Probolinggo.

Menurut Salamul Huda, keberhasilan pelaksanaan kegiatan tidak lepas dari kerja keras kader Ansor dan Fatayat yang selama dua pekan terakhir mempersiapkan seluruh rangkaian acara hingga berjalan lancar.

“Kesuksesan acara ini tidak lain berkat kader-kader Fatayat dan kader-kader Ansor yang selama dua minggu mempersiapkan kegiatan ini. Alhamdulillah terlaksana dengan baik dan mendapat antusiasme luar biasa dari masyarakat,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, Banser, Korps Kaderisasi, serta berbagai pihak yang turut membantu menyukseskan kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Salamul Huda mengajak seluruh kader muda NU untuk terus menjaga kekompakan dan membangun semangat satu komando dalam berkhidmat kepada organisasi, bangsa, dan negara.

“Kami berharap soliditas dan satu komando dalam gerakan kepemudaan NU terus terjaga. Jika kita bersatu, kita bisa berada di garda terdepan dalam merawat bangsa dan negeri ini,” tegasnya.

Selain sebagai sarana syiar keagamaan, ia menilai kegiatan sholawat juga memiliki dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran ribuan jamaah dinilai mampu menggerakkan aktivitas pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi acara.

“Jangan sampai ada anggapan Ansor hanya menggelar sholawat atau pengajian semata. Dalam kegiatan seperti ini roda ekonomi juga bergerak. Para pedagang dan pelaku UMKM dapat merasakan manfaat dari hadirnya ribuan jamaah,” ujarnya.

Salamul Huda menambahkan, semangat kader Ansor tidak boleh surut meskipun dalam proses persiapan kegiatan sempat muncul keraguan mengenai kemampuan panitia menghadirkan ribuan peserta.

“Kami pernah menghadapi pesimisme. Namun kami yakin tidak ada yang tidak mungkin selama ada tekad dan kerja bersama. Seribu rintangan kita patahkan semua, itu menjadi semangat kami dalam berjuang,” katanya.

Sementara itu, saat diwawancarai usai acara, Salamul Huda menyebut kegiatan tersebut menjadi kolaborasi perdana antara GP Ansor dan Fatayat NU Kota Probolinggo dalam skala besar.

“Hari ini kita melaksanakan sholawat bersama dalam rangka memperingati Harlah ke-92 Ansor dan Harlah ke-76 Fatayat. Ini merupakan kolaborasi yang mungkin pertama kali di Kota Probolinggo antara Ansor dan Fatayat,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat semakin memperkuat sinergi seluruh badan otonom NU agar mampu berjalan dalam satu komando dan semangat pengabdian yang sama.

“Harapan kami soliditas di lingkungan NU, khususnya antarbanom, semakin kuat sehingga dapat berkhidmat bersama dalam satu komando. Alhamdulillah kegiatan ini dihadiri sekitar 3.000 jamaah dari berbagai kalangan masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan sholawat berlangsung khidmat dan meriah hingga malam hari. Ribuan jamaah tampak larut melantunkan sholawat bersama sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus mempererat ukhuwah warga Nahdliyin di Kota Probolinggo.

×
Berita Terbaru Update
Lapor Portal

Dukung Portal Probolinggo

QRIS Portal Probolinggo

Scan kode QRIS di atas untuk berdonasi

💸
Scan QRIS untuk Donasi

QRIS Portal Probolinggo

-->