-->

Notification

×

Cetak Generasi Tangguh, MTs Sunan Kalijaga Boyong Siswa Belajar Mitigasi Bencana

Kamis, 04 Juni 2026 | Juni 04, 2026 WIB | Last Updated 2026-06-04T05:49:58Z
PROBOLINGGO – Guna menanamkan kesadaran dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana sejak dini, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Sunan Kalijaga menggelar kegiatan outing class edukatif. Kegiatan pembelajaran di luar kelas kali ini berpusat di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo pada Kamis (4/6/2026).

Kepala MTs Sunan Kalijaga, Syafaat, menjelaskan bahwa agenda ini bukan sekadar rekreasi, melainkan bagian dari komitmen sekolah dalam membentuk karakter siswa yang tanggap terhadap lingkungan sekitar. 

Menurutnya, pemahaman mengenai mitigasi bencana sangat krusial diberikan kepada generasi muda.

"Kami ingin membekali para siswa dengan pengetahuan yang aplikatif. Melalui kegiatan ini, mereka diharapkan tidak hanya paham secara teori di ruang kelas, tetapi juga memiliki keterampilan dasar untuk menyelamatkan diri maupun membantu sesama saat terjadi situasi darurat," ujarnya.

Mengingat jarak antara lokasi sekolah dan Kantor BPBD Kabupaten Probolinggo yang cukup jauh, rombongan siswa dan guru pendamping bertolak dengan mengendarai armada mobil Elf. 

Sepanjang perjalanan, antusiasme para siswa sudah terasa, berganti menjadi decak kagum saat mereka tiba dan disambut langsung oleh para petugas serta instruktur dari BPBD.

Praktik Langsung Jinakkan Api

Selama berada di lokasi, para siswa disuguhkan berbagai materi kebencanaan secara interaktif. Berbeda dengan seminar formal, edukasi kali ini dikemas secara dinamis. Para siswa diajak mengenali jenis-jenis bencana, fungsi peralatan rescue, hingga simulasi evakuasi mandiri.

Daya tarik utama yang paling memikat perhatian siswa adalah sesi praktik langsung pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Di bawah pengawasan ketat instruktur berpengalaman, para siswa diajari cara memadamkan kobaran api, baik menggunakan alat tradisional seperti kain basah, maupun Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Siti Asiyah, salah satu siswi yang ikut serta dalam kegiatan tersebut, mengaku sangat senang dan bangga bisa mendapatkan kesempatan berharga ini. 

Bagi Asiyah, belajar langsung di lapangan memberikan pengalaman yang jauh lebih membekas.

"Sangat seru dan sama sekali tidak membosankan. Kami tidak hanya mendengarkan ceramah, tetapi benar-benar diajari memegang APAR dan memadamkan api langsung. Rasa takutnya hilang karena dibimbing langsung oleh bapak-bapak petugas BPBD," ungkapnya.

Melalui outing class edukasi kebencanaan ini, pihak MTs Sunan Kalijaga berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan. 

Lebih dari itu, pihak sekolah berharap para siswa mampu menjadi "agen perubahan" di lingkungan keluarga dan masyarakat masing-masing dalam menyebarluaskan budaya sadar bencana.

Dengan adanya sinergi antara lembaga pendidikan dan instansi terkait seperti BPBD, diharapkan ketangguhan masyarakat Kabupaten Probolinggo dalam menghadapi bencana dapat terbangun kokoh, dimulai dari bangku sekolah.
×
Berita Terbaru Update
Lapor Portal

Dukung Portal Probolinggo

QRIS Portal Probolinggo

Scan kode QRIS di atas untuk berdonasi

💸
Scan QRIS untuk Donasi

QRIS Portal Probolinggo

-->