-->

Notification

×

DPP PKB Tetapkan Fahmi AHZ sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo Periode 2026 - 2031

Kamis, 11 Juni 2026 | Juni 11, 2026 WIB | Last Updated 2026-06-11T06:38:38Z

PROBOLINGGO - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menetapkan Fahmi Abdul Haq Zaini (Fahmi AHZ) sebagai Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Kabupaten Probolinggo masa bakti 2026–2031. Penetapan tersebut diumumkan dalam kegiatan sosialisasi hasil keputusan Tim Koordinator Pembentukan Kepengurusan DPC PKB yang digelar secara virtual dan diikuti seluruh jajaran PKB se-Jawa Timur, Kamis (11/6/2026).

Di Kabupaten Probolinggo, kegiatan sosialisasi dilaksanakan di lantai dua Kantor DPC PKB Kabupaten Probolinggo. Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus DPC PKB, pengurus DPAC PKB, anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Probolinggo, badan otonom (banom), serta sejumlah kader partai.

Penetapan Fahmi AHZ sekaligus mengakhiri proses penjaringan dan seleksi calon Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo. Sebelumnya terdapat empat nama yang masuk dalam bursa calon ketua, yakni Fahmi Abdul Haq Zaini, Muchlis, Dewi Azizah, dan Didik Humaidi.

Dalam keterangannya usai mengikuti sosialisasi, Fahmi AHZ menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan DPP PKB. Menurutnya, jabatan tersebut bukan sekadar kehormatan, melainkan tanggung jawab besar untuk membawa PKB Kabupaten Probolinggo semakin kuat dan dekat dengan masyarakat.

“Hari ini DPC PKB Kabupaten Probolinggo mengikuti rapat sosialisasi penetapan Ketua DPC PKB kabupaten/kota se-Jawa Timur yang dilaksanakan oleh DPP PKB bersama seluruh struktur kepengurusan. Dari hasil sosialisasi tersebut, DPP PKB telah menetapkan saya sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo masa bakti 2026–2031,” ujar Fahmi.

Wakil Bupati Probolinggo itu menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan pimpinan partai harus dijawab dengan kerja nyata serta penguatan program-program partai di tengah masyarakat.

“Ini merupakan kehormatan sekaligus amanah yang besar. Karena itu, kepercayaan dari para pimpinan harus kami jawab melalui kerja konkret, penguatan organisasi, dan pelaksanaan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Fahmi juga mengajak seluruh struktur PKB, mulai tingkat DPC hingga DPAC, untuk terus menjaga kekompakan dan memperkuat sinergi dalam menghadapi agenda politik ke depan.

“Saya mengajak seluruh pengurus DPC dan DPAC untuk terus bersama-sama, saling mendukung, dan bergotong royong membangun partai. Dengan kebersamaan, target-target organisasi dan politik yang telah ditetapkan akan lebih mudah kita capai,” ujarnya.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader dan pengurus PKB Kabupaten Probolinggo yang telah berjuang selama ini sehingga partai mampu mencatatkan hasil positif pada pemilu sebelumnya.

“Saya berterima kasih kepada seluruh pengurus DPC, DPAC, kader, dan simpatisan PKB Kabupaten Probolinggo. Capaian yang diraih PKB selama ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen partai,” tuturnya.

Menghadapi Pemilu 2029, DPC PKB Kabupaten Probolinggo memasang target meraih 14 kursi DPRD Kabupaten Probolinggo.


Menurut Fahmi, target tersebut realistis apabila seluruh kader mampu menjaga soliditas organisasi serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.


“Target kami pada Pemilu 2029 adalah memperoleh 14 kursi DPRD Kabupaten Probolinggo. Untuk mencapai target itu diperlukan kerja sama, soliditas, dan semangat perjuangan yang kuat dari seluruh jajaran partai,” tegasnya.


Sebagai ketua terpilih, Fahmi menegaskan arah kepemimpinannya akan mengikuti amanat DPP PKB agar partai semakin hadir sebagai solusi bagi berbagai persoalan masyarakat.


Menurutnya, PKB harus menjadi partai yang terbuka terhadap aspirasi rakyat dan aktif memberikan pendampingan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.


“Salah satu amanat DPP PKB adalah menjadikan PKB sebagai partai yang mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan masyarakat, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional. Karena itu saya menginstruksikan seluruh jajaran untuk menjadi partai yang aspiratif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.


Program penyerapan aspirasi masyarakat, lanjut Fahmi, akan terus diperkuat, termasuk melalui kegiatan Hari Aspirasi PKB yang rutin digelar setiap Jumat.


Selain itu, ia juga berkomitmen meningkatkan keterlibatan perempuan dalam struktur dan aktivitas partai.


“Ketentuan minimal keterwakilan perempuan adalah 30 persen. Namun kami berharap partisipasi perempuan di PKB Kabupaten Probolinggo bisa lebih besar lagi sehingga mereka benar-benar menjadi bagian penting dalam perjuangan partai,” katanya.

Terkait komposisi kepengurusan periode 2026–2031, Fahmi menjelaskan bahwa posisi sekretaris dan bendahara masih akan dibahas melalui mekanisme tim formatur.

Tim formatur tersebut merupakan hasil kolaborasi antara DPC PKB Kabupaten Probolinggo dan DPW PKB Jawa Timur dengan pendampingan dari DPP PKB.

“Untuk posisi sekretaris dan bendahara belum ditetapkan. Nanti akan dirumuskan bersama tim formatur yang dibentuk oleh DPW dan DPC sesuai arahan DPP PKB,” pungkasnya.

Dengan penetapan tersebut, Fahmi AHZ resmi memimpin DPC PKB Kabupaten Probolinggo untuk lima tahun ke depan dan akan memimpin proses konsolidasi organisasi menuju Pemilu 2029 dengan target memperkuat posisi PKB sebagai salah satu kekuatan politik utama di Kabupaten Probolinggo.(in)

×
Berita Terbaru Update
Lapor Portal

Dukung Portal Probolinggo

QRIS Portal Probolinggo

Scan kode QRIS di atas untuk berdonasi

💸
Scan QRIS untuk Donasi

QRIS Portal Probolinggo

-->