![]() |
| konser Juara Fest Kota Probolinggo |
PROBOLINGGO - Ketua GP Ansor Kota Probolinggo, Salamul Huda, S.H., menyatakan dukungannya terhadap langkah Wali Kota Probolinggo yang membuka peluang investasi di sektor event, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar yang berlangsung aman dan tertib menjadi bukti bahwa Kota Probolinggo memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai kota event di Jawa Timur.
Salah satu indikator keberhasilan tersebut terlihat pada penyelenggaraan Juara Fest 2026 di Stadion Bayuangga yang berhasil menarik ribuan pengunjung dari berbagai daerah. Selain menghadirkan hiburan berkualitas, kegiatan tersebut juga berlangsung kondusif tanpa gangguan keamanan yang menonjol.
Salamul Huda menilai kondisi tersebut menjadi modal penting dalam membangun kepercayaan investor. Ia menyebut keberadaan event berskala regional maupun nasional tidak hanya berdampak pada sektor hiburan, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
“Kami mendukung penuh langkah Wali Kota Probolinggo dalam membuka ruang investasi yang lebih luas, khususnya pada sektor event dan ekonomi kreatif. Kesuksesan berbagai kegiatan yang berlangsung aman dan tertib menunjukkan bahwa Kota Probolinggo siap menjadi tuan rumah event-event besar yang mampu mendatangkan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, semakin banyak event yang digelar akan semakin besar pula dampak positif yang dirasakan pelaku UMKM, sektor kuliner, transportasi, perhotelan, hingga usaha mikro lainnya.
“Investor tentu melihat banyak aspek sebelum menanamkan modalnya. Ketika sebuah daerah mampu menyelenggarakan kegiatan besar dengan ribuan pengunjung tanpa kericuhan dan tetap kondusif, maka hal itu menjadi nilai tambah yang sangat positif. Ini menunjukkan bahwa Kota Probolinggo memiliki lingkungan yang sehat untuk pertumbuhan investasi,” tambahnya.
Dukungan terhadap pengembangan sektor event juga diperkuat oleh keberhasilan aparat keamanan dalam menjaga situasi tetap aman selama kegiatan berlangsung. Wakapolres Probolinggo Kota, Kompol Wiwin Rusli SH. MH. sebelumnya menjelaskan bahwa pengamanan Juara Fest melibatkan sekitar 360 personel gabungan dari Polres Probolinggo Kota, TNI, Dinas Perhubungan, serta Dinas Kesehatan.
“Kami melibatkan personel gabungan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib. Alhamdulillah secara umum situasi sangat kondusif dan kegiatan dapat berlangsung dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Rico Yumasri, mengatakan personel pengamanan ditempatkan di berbagai titik strategis, baik di area stadion maupun ruas jalan yang berpotensi mengalami kepadatan lalu lintas.
“Personel gabungan kami tempatkan di area stadion, pintu masuk dan keluar penonton, serta sejumlah titik persimpangan untuk memastikan masyarakat dapat menikmati kegiatan dengan aman dan nyaman,” katanya.
Menurut Rico, keberhasilan penyelenggaraan event besar tanpa adanya gangguan kamtibmas yang menonjol menjadi bukti bahwa Kota Probolinggo memiliki kapasitas untuk menjadi tuan rumah berbagai kegiatan berskala besar di masa mendatang.
Bagi GP Ansor Kota Probolinggo, keberhasilan tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, masyarakat, dan investor dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor event dan industri kreatif.
“Kita harus bersama-sama menjaga suasana yang aman, nyaman, dan kondusif. Ketika iklim investasi terjaga dengan baik, maka akan semakin banyak peluang usaha, lapangan pekerjaan, dan aktivitas ekonomi yang tumbuh di Kota Probolinggo. Ini bukan hanya tentang event, tetapi tentang bagaimana event mampu menjadi penggerak pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Salamul Huda.
Dengan dukungan berbagai elemen masyarakat serta keberhasilan sejumlah kegiatan besar yang berlangsung aman dan tertib, Kota Probolinggo dinilai semakin menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu daerah yang layak menjadi tujuan penyelenggaraan event dan investasi di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur.(IN)
