
PROBOLINGGO-Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Probolinggo, Muchlis, menaruh harapan besar terhadap figur calon Direktur Perumdam Tirta Argapura yang tengah diseleksi Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan Perumdam ke depan harus dipegang oleh sosok yang lebih visioner dibandingkan sebelumnya.
Menurut Muchlis, Direktur Perumdam tidak cukup hanya berfokus pada aspek teknis pelayanan air bersih semata, melainkan juga dituntut mampu membaca tantangan jangka panjang serta peluang pengembangan perusahaan daerah. Pelayanan publik terhadap kebutuhan air masyarakat, kata dia, harus berjalan beriringan dengan upaya peningkatan pendapatan daerah.
“Calon Direktur Perumdam ke depan harus memiliki visi yang jelas, tidak hanya mengedepankan pelayanan air bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo, tetapi juga mampu meningkatkan pendapatan daerah yang pada akhirnya berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan PDAM itu sendiri,” ujar Muchlis.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya strategi kemitraan dan perluasan jejaring kerja sama. Menurutnya, Perumdam Tirta Argapura tidak bisa lagi bergantung semata pada penyertaan modal daerah, melainkan perlu membangun kolaborasi yang lebih luas dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta instansi lain yang relevan.
“PDAM ke depan harus banyak bermitra, melakukan partnership dan networking, baik dengan pemerintah pusat, provinsi, maupun lembaga-lembaga lain yang mendukung penguatan sektor air minum. Dengan begitu, akselerasi pengembangan PDAM tidak hanya bertumpu pada APBD,” jelasnya.
Muchlis menilai, pola pembiayaan dan pengembangan berbasis kolaborasi tersebut akan membuka ruang masuknya berbagai skema investasi alternatif yang dapat mempercepat peningkatan layanan air bersih bagi masyarakat. Hal ini dinilai krusial untuk menjawab tantangan kebutuhan air bersih yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi.
“Yang paling penting, Direktur Perumdam harus profesional, memiliki visi yang sangat jelas, dan mampu membesarkan Perumdam sebagai perusahaan daerah yang sehat, mandiri, dan benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat,” pungkasnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan harapan DPRD agar proses seleksi pimpinan Perumdam Tirta Argapura menghasilkan figur pemimpin yang tidak hanya kompeten secara administratif, tetapi juga memiliki kapasitas strategis untuk melakukan transformasi tata kelola perusahaan daerah secara berkelanjutan.(IN)