-->

Notification

×

Bupati LSM LIRA Desak Pemerintah Gerak Cepat Bantu Warga, Jangan Hanya “Cari Muka” di Hadapan Pimpinan

Selasa, 20 Januari 2026 | Januari 20, 2026 WIB | Last Updated 2026-01-20T03:50:46Z

Probolinggo, 19 Januari 2026 - Bupati LSM LIRA Kabupaten Probolinggo mendesak pemerintah agar segera bergerak cepat memberikan bantuan dan solusi nyata bagi warga terdampak banjir. Ia menegaskan bahwa penanganan bencana tidak boleh berhenti pada kunjungan lapangan, pendataan administratif, atau aktivitas seremonial semata, sementara kebutuhan dasar masyarakat belum terpenuhi.


Desakan tersebut disampaikan saat Bupati LSM LIRA turun langsung ke lokasi banjir di Desa Jangur, Kecamatan Sumberasih, dalam rangka penyaluran bantuan kemanusiaan. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan kritik keras terhadap lambannya respons pemerintah, khususnya Pemerintah Kabupaten Probolinggo, yang hingga Senin, 19 Januari 2026, disebut belum menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.


“Pemerintah harus gerak cepat dan bekerja nyata. Jangan sampai lambat. Kalau pendataan baru selesai satu hari, sementara masyarakat belum bisa memasak, maka seharian itu korban banjir lapar. Jangan biarkan rakyat lapar,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa penanganan bencana tidak boleh hanya berfokus pada laporan dan dokumentasi. Menurutnya, kehadiran pejabat di lokasi bencana harus dibarengi dengan tindakan konkret yang langsung dirasakan masyarakat.

“Jangan hanya sibuk cari muka di depan bupati atau pimpinan, tapi abai terhadap rakyat di lapangan. Yang dibutuhkan warga hari ini adalah makanan, bantuan logistik, dan solusi cepat, bukan sekadar kunjungan,” ujarnya.

Bupati LSM LIRA menilai bahwa dalam situasi darurat, birokrasi harus disederhanakan dan berpihak pada kebutuhan paling mendesak. Banyak warga terdampak banjir yang tidak dapat memasak karena peralatan dapur rusak atau hanyut terbawa arus. Oleh karena itu, bantuan makanan siap saji seharusnya menjadi prioritas sejak hari pertama bencana.

Kepala Desa Jangur menguatkan pernyataan tersebut. Ia menyampaikan bahwa di wilayah dusunnya terdapat 24 warga yang terdampak langsung banjir. Selain rumah terendam, kandang sapi dan ayam milik warga juga ikut terbawa arus. Hingga saat ini, ia menyebut belum ada bantuan yang masuk dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

“Sampai hari ini belum ada bantuan dari pemerintah kabupaten. Alhamdulillah, LSM LIRA sudah hadir memberikan paket sembako dan nasi kepada warga terdampak. Atas nama pemerintah desa dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih,” kata Kepala Desa Jangur.

Dalam kegiatan tersebut, LSM LIRA menyalurkan ratusan nasi bungkus, beras, air mineral, mie instan, serta paket sembako kepada warga terdampak. Bantuan tersebut diberikan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi darurat.

Bupati LSM LIRA menegaskan bahwa aksi kemanusiaan yang dilakukan organisasinya bukan untuk menggantikan peran pemerintah, melainkan sebagai bentuk kepedulian sekaligus pengingat agar negara hadir secara cepat dan nyata saat rakyat menghadapi bencana.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Probolinggo segera mengambil langkah konkret dan terukur, baik melalui penyaluran bantuan darurat maupun percepatan penanganan pascabencana. Menurutnya, keterlambatan respons dalam situasi bencana bukan hanya persoalan teknis, tetapi menyangkut tanggung jawab moral dan kemanusiaan terhadap rakyat.

×
Berita Terbaru Update
Lapor Portal

Dukung Portal Probolinggo

QRIS Portal Probolinggo

Scan kode QRIS di atas untuk berdonasi

💸
Scan QRIS untuk Donasi

QRIS Portal Probolinggo

-->