
Probolinggo – Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak bencana banjir dan angin kencang di Dusun Karangrejo, Desa Tegalwatu, Kecamatan Tiris, Selasa (20/1/2026) siang.
Penyaluran bantuan dilakukan sekitar pukul 12.30 WIB sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap bencana alam yang terjadi sehari sebelumnya. Bencana tersebut dipicu oleh hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Tiris pada Senin (19/1/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.
Akibat cuaca ekstrem tersebut, dua rumah warga di Dusun Karangrejo RT 02 RW 01, Desa Tegalwatu dilaporkan mengalami kerusakan berat hingga roboh. Rumah tersebut diketahui milik Hadeli dan Muhammad, yang terdampak langsung oleh terjangan hujan deras dan angin kencang.
Sebagai langkah tanggap darurat, TRC PB BPBD Kabupaten Probolinggo menyalurkan sejumlah bantuan logistik berupa dua boks paket kebersihan, dua lembar terpal, empat lembar matras, serta dua dus paket makanan siap konsumsi. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar pascabencana.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, BPBD Kabupaten Probolinggo mengerahkan satu unit kendaraan operasional jenis mobil Triton untuk mendukung mobilisasi personel dan distribusi logistik ke lokasi terdampak.
Penanganan bencana ini melibatkan berbagai unsur lintas sektor, antara lain BPBD Kabupaten Probolinggo, Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo, staf Kecamatan Tiris, Koramil Tiris, Polsek Tiris, serta Pemerintah Desa Tegalwatu. Sinergi antarinstansi ini menjadi bagian dari upaya terpadu dalam penanggulangan bencana dan perlindungan masyarakat.
BPBD Kabupaten Probolinggo mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat intensitas hujan masih cukup tinggi di sejumlah wilayah. Pemerintah daerah juga memastikan akan terus melakukan pemantauan serta kesiapsiagaan guna meminimalkan risiko dan dampak bencana di kemudian hari.