PROBOLINGGO - Fenomena cuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Rabu (4/3/2026) petang. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di dua lokasi berbeda, yakni di Dusun Karnin Kulon, Desa Sumber Kerang, Kecamatan Gending, serta di Dusun Peddulan, Desa Jabung Sisir. Angin kencang yang datang secara tiba-tiba menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, meski tidak dilaporkan adanya korban jiwa.
Di wilayah Dusun Karnin Kulon RT 04 RW 03 Desa Sumber Kerang, Kecamatan Gending, angin kencang terjadi tidak lama setelah waktu Magrib. Hembusan angin yang datang secara mendadak tersebut merusak beberapa bagian rumah warga serta sebuah gudang penyimpanan gaharu milik warga setempat.
Salah satu warga, Sholeh Iskandar, mengatakan bahwa kejadian berlangsung sangat cepat dan mengejutkan warga. Menurutnya, angin datang secara tiba-tiba dengan kekuatan besar sehingga sebagian warga panik dan berusaha menyelamatkan diri keluar dari rumah.
“Angin datang mendadak setelah Magrib. Beberapa bagian rumah rusak dan gudang gaharu juga terdampak. Warga sempat panik karena anginnya cukup kuat,” ujarnya.
Peristiwa serupa juga dilaporkan terjadi di Desa Jabung Sisir. Fatahillah, warga setempat, menyampaikan bahwa angin puting beliung disertai hujan deras terjadi sesaat setelah warga selesai melaksanakan buka puasa.
Angin kencang yang melanda Dusun Peddulan tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap dan bangunan ringan. Berdasarkan pendataan sementara warga, sekitar sepuluh rumah dilaporkan mengalami kerusakan akibat terjangan angin.
“Setelah buka puasa tiba-tiba datang angin puting beliung disertai hujan. Banyak warga langsung keluar rumah untuk menyelamatkan diri,” kata Fatahillah.
Meskipun menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Warga setempat dilaporkan segera keluar rumah ketika angin mulai bertiup kencang sehingga dapat menghindari potensi bahaya.
Kejadian ini menambah daftar peristiwa cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Kabupaten Probolinggo dalam beberapa waktu terakhir. Warga diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang dan hujan lebat, terutama pada masa peralihan musim yang sering memicu fenomena cuaca ekstrem di sejumlah daerah.
Secara klimatologis, fenomena angin puting beliung di wilayah tropis seperti Indonesia umumnya berkaitan dengan pertumbuhan awan cumulonimbus yang intens, terutama pada masa pancaroba atau peralihan musim. Kondisi atmosfer yang tidak stabil, perbedaan tekanan udara, serta peningkatan suhu permukaan dapat memicu terbentuknya pusaran angin lokal yang berdampak pada kerusakan bangunan ringan dan vegetasi di sekitarnya. (fatahillah/sholeh Iskandar)