Probolinggo – Destinasi wisata baru, Probolinggo Rafting, resmi diluncurkan di Desa Pesawahan, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (4/4/2026). Kehadiran wisata arung jeram ini diharapkan menjadi magnet baru bagi sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Peluncuran berlangsung meriah dengan dukungan event trail yang diikuti peserta dari berbagai daerah, baik dari dalam maupun luar provinsi. Antusiasme peserta dan pengunjung menjadi sinyal positif terhadap potensi wisata yang ditawarkan.
Direktur Probolinggo Rafting, Syamsuddin, menyampaikan bahwa inisiatif ini lahir dari keinginannya untuk turut berkontribusi dalam mengembangkan potensi daerah.
“Kami ingin mendorong dan mendukung agar sektor pariwisata di Probolinggo bisa semakin maju dan dikenal luas, tidak hanya di wilayah Jawa Timur, tetapi juga di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, gagasan tersebut berangkat dari pengalaman pribadinya menjelajahi berbagai destinasi rafting di Indonesia, mulai dari Bali, Sumatera, Magelang, Malang hingga Bandung.
“Dari pengalaman tersebut, saya melihat bahwa rafting di Probolinggo memiliki pemandangan terbaik di Indonesia,” jelasnya.
Syamsuddin menegaskan, pengembangan wisata ini tidak semata berorientasi pada keuntungan, melainkan juga sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap daerah asalnya.
“Motivasi saya bukan hanya bisnis, tetapi bagaimana bisa berperan sebagai putra daerah. Karena itu, saya menggunakan nama ‘Probolinggo Rafting’ sebagai bentuk kebanggaan sekaligus upaya mengangkat nama daerah,” tegasnya.
Ia juga menyoroti kondisi pengelolaan potensi wisata di Probolinggo yang selama ini masih banyak dikuasai pihak luar daerah. Hal tersebut menjadi salah satu alasan dirinya tergerak untuk menghadirkan dan melegalkan usaha wisata ini.
Dengan hadirnya Probolinggo Rafting, diharapkan mampu menjadi daya tarik wisata baru, membuka lapangan kerja, serta memperkuat posisi Kabupaten Probolinggo sebagai salah satu destinasi unggulan di Jawa Timur.