-->

Notification

×

Karhutla Gunung Bromo Meluas, Api Masuk Wilayah Probolinggo

Kamis, 06 Agustus 2026 | Agustus 06, 2026 WIB | Last Updated 2026-08-05T19:06:49Z
PROBOLINGGO – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo terus meluas hingga memasuki wilayah administratif Kabupaten Probolinggo. Hingga Rabu (5/8/2026), api dilaporkan masih aktif dan belum sepenuhnya berhasil dipadamkan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, mengatakan upaya pemadaman difokuskan di kawasan Blok Bantengan hingga Pusung Jantur. Kobaran api telah memasuki wilayah Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

"Personel BPBD Kabupaten Probolinggo melakukan pemadaman di wilayah Gunung Bromo, mulai Blok Bantengan hingga Pusung Jantur. Api telah masuk wilayah administratif Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo," ujar Oemar saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, seperti dilansir dari ANTARA, Rabu (5/8/2026).

Untuk mengendalikan kebakaran, tim gabungan diterjunkan ke lokasi. Tim tersebut terdiri atas BPBD Kabupaten Probolinggo, BPBD Jawa Timur, Perhutani, TNI/Polri, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Agen Penanggulangan Bencana Jawa Timur, serta sejumlah relawan.

Menurut Oemar, api masih terus bergerak ke arah timur sehingga berpotensi memperluas area terdampak. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 7,9 hektare.

"Api masih menyala dan merembet ke arah timur. Luasan yang terbakar diperkirakan mencapai 7,9 hektare, namun kemungkinan bisa bertambah karena titik api belum padam seratus persen," jelasnya.

Sebagai langkah pengendalian, petugas terus melakukan pemantauan di lapangan, membuat sekat bakar untuk membatasi penyebaran api, serta menyiapkan berbagai peralatan pendukung guna mempercepat proses pemadaman.

"Tim gabungan terus melakukan pemantauan, membuat sekat agar api tidak merembet, dan menyiapkan peralatan untuk melakukan upaya-upaya pencegahan kebakaran di kawasan TNBTS agar tidak makin meluas," tambahnya.

Demi mendukung proses pemadaman sekaligus menjamin keselamatan pengunjung, pengelola TNBTS menutup sementara sejumlah akses wisata menuju kawasan Gunung Bromo. Penutupan diberlakukan mulai Senin (3/8/2026) pukul 22.00 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Meski demikian, aktivitas wisata ke Gunung Bromo masih dapat dilakukan melalui pintu masuk Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo dan Wonokitri di Kabupaten Pasuruan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku dari pengelola kawasan.
×
Berita Terbaru Update
Lapor Portal

Dukung Portal Probolinggo

QRIS Portal Probolinggo

Scan kode QRIS di atas untuk berdonasi

💸
Scan QRIS untuk Donasi

QRIS Portal Probolinggo

-->