Notification

×

Iklan

Iklan

Rubrik Terpopuler

Tiang Wifi Ganggu Pagar Yayasan Al Ishlah, Ning Dana Turun Tangan

Senin, 10 Agustus 2026 | Agustus 10, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-10T12:45:20Z

KOTA PROBOLINGGO - Anggota DPRD Kota Probolinggo Fraksi PKB, Hj. Nur Hudana, S.H.I., atau yang akrab disapa Ning Dana, turun langsung menindaklanjuti keluhan terkait keberadaan tiang dan kabel jaringan wifi di sekitar Yayasan Al Ishlah, Kelurahan Kareng Lor, Kota Probolinggo, Senin (10/8/2026).

Keluhan tersebut berkaitan dengan tiang jaringan wifi yang disebut dipasang tanpa sepengetahuan Kiai Sodik selaku pemilik Yayasan Al Ishlah. Keberadaan tiang tersebut disebut telah berlangsung lebih dari satu bulan dan dinilai mengganggu bangunan pagar yayasan.

Selain posisi tiang yang berada di sekitar pagar, kabel jaringan wifi juga disebut memasuki area lahan milik Kiai Sodik. Persoalan tersebut kemudian disampaikan kepada pihak terkait untuk mendapatkan penyelesaian.

Menindaklanjuti keluhan tersebut, Ning Dana bersama Kasi Pengawasan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Probolinggo, Nur Ahmad, Kiai Sodik, serta Ketua RW Kareng Lor, turun langsung melihat kondisi di lapangan.

Ning Dana mengatakan, peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi yang dikeluhkan sekaligus mencari solusi bersama agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik.

“Alhamdulillah, pada siang ini saya bersama Pak Kasi Pengawasan di lapangan untuk melihat langsung dan menyikapi apa yang menjadi keluhan masyarakat. Kami juga bersama tokoh masyarakat, Pak Kiai Sodik, dan Pak RW Kareng Lor,” kata Ning Dana.

Menurutnya, penyelesaian persoalan perlu dilakukan melalui komunikasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Langkah tersebut dinilai penting untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kita bersama-sama mencari solusi yang terbaik untuk kenyamanan masyarakat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Kiai Sodik mengapresiasi kehadiran Ning Dana dan Satpol PP yang ikut menindaklanjuti persoalan tersebut. Ia mengatakan, dirinya memilih menyampaikan persoalan melalui jalur komunikasi agar tidak mengambil tindakan sepihak.

“Saya dengan hadirnya panjenengan semua sangat bersyukur karena dengan ini saya tidak melakukan aksi secara sepihak, tidak langsung memotong kabel atau memindahkan tiang yang dimaksud secara sembarangan,” ungkap Kiai Sodik.

Ia berharap persoalan tersebut segera mendapatkan penyelesaian secara teknis, terutama terkait posisi tiang dan kabel yang berada di sekitar area yayasan.

Kasi Pengawasan Satpol PP Kota Probolinggo, Nur Ahmad, menyampaikan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan vendor atau penyedia jaringan terkait keberadaan tiang tersebut.

“Untuk penanganan ini nanti tetap kita koordinasikan dengan tiap vendor. Kami akan menyampaikan langkah berikutnya terkait pemindahan tiang ini dan diusahakan secepatnya,” jelas Nur Ahmad.

Namun, Nur Ahmad menegaskan bahwa proses penanganan dan pemindahan tiang harus dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dengan pihak terkait.

“Yang penting harus sesuai dengan mekanisme yang ada agar tidak terjadi kesalahpahaman,” pungkasnya.

Peninjauan tersebut menjadi langkah awal untuk mencari penyelesaian atas keberadaan tiang dan kabel jaringan wifi di sekitar Yayasan Al Ishlah. Penyelesaian selanjutnya akan dikoordinasikan dengan pihak penyedia jaringan sesuai mekanisme yang berlaku.

×
Berita Terbaru Update